Gajah Gallery yang berbasis di Singapura akan menampilkan seniman Indonesia di 2019 Art Jakarta

Gajah Gallery yang berbasis di Singapura telah mengumumkan keikutsertaannya di Art Jakarta 2019, yang dijadwalkan berjalan mulai 30 Agustus hingga 1 September di Jakarta Convention Center (JCC) di Senayan, Jakarta Pusat.

Gajah Gallery yang berbasis di Singapura akan menampilkan seniman Indonesia di 2019 Art Jakarta

Menurut pernyataan yang diterima main judi bola oleh The Jakarta Post, Gajah Gallery berencana untuk menampilkan seri lukisan terbaru Yunizar di Art 2019 bersama dengan patung perunggu baru yang dibuat bekerja sama dengan Yogya Art Lab.

Sedangkan untuk Erizal, karya-karyanya menampilkan berbagai tema, yaitu kepunahan, korupsi dan hilangnya identitas.

Baca juga: Seni Jakarta 2018: Seni sekarang untuk semua

Sementara itu, untuk seniman Asia Tenggara, galeri berencana membawa karya-karya seniman Filipina Jigger Cruz dan seniman Malaysia Kayleigh Goh.

Selain karya-karya tersebut di atas, Gajah Gallery juga akan berkolaborasi dengan teamLab, sebuah kolektif seni multimedia Jepang, untuk mempresentasikan karya video berjudul Impermanent Life, di Confluence of Spacetime Ruang Baru dan Waktu Lahir dan Gelombang Gelap.

Yang pertama dikatakan menyoroti sifat siklus hidup dan mati. Sementara itu, video Dark Waves menghadirkan pergerakan gelombang dalam air di ruang tiga dimensi yang dihasilkan komputer.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*